Cedera pada kaki dapat membuat seseorang kesulitan berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi seperti keseleo berat, patah tulang, atau pemulihan setelah operasi terkadang mengharuskan seseorang mengurangi beban pada kaki yang mengalami cedera. Salah satu alat bantu yang dapat digunakan untuk mendukung mobilitas adalah tongkat ketiak. Tongkat ketiak sering digunakan untuk membantu pengguna menjaga keseimbangan dan berpindah tempat dengan lebih aman selama masa pemulihan. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi cedera dan petunjuk tenaga kesehatan. Tongkat ketiak atau axillary crutches adalah alat bantu berjalan yang memiliki bantalan di bagian atas untuk ditempatkan di bawah ketiak serta pegangan untuk tangan. Alat ini umumnya digunakan secara berpasangan agar pengguna dapat menopang tubuh dan mengurangi beban pada kaki sesuai kebutuhan. Tongkat ketiak biasanya terbuat dari bahan ringan tetapi kuat, seperti aluminium atau logam lainnya. Ketinggiannya dapat disesuaikan agar sesuai dengan postur tubuh pengguna. Tongkat ketiak memiliki beberapa fungsi penting dalam membantu mobilitas, antara lain: 1. Membantu berjalan saat mengalami cedera Tongkat ketiak dapat membantu pengguna berpindah tempat ketika mengalami gangguan pada kaki yang membuat berjalan menjadi sulit. 2. Mengurangi beban pada kaki tertentu Dengan teknik yang benar, tongkat ketiak dapat membantu mengurangi tekanan pada kaki yang cedera. Besarnya beban yang boleh diberikan pada kaki harus mengikuti instruksi dokter atau fisioterapis. 3. Membantu menjaga keseimbangan Penggunaan tongkat ketiak yang tepat dapat memberikan dukungan tambahan saat berdiri dan berjalan, sehingga membantu pengguna bergerak dengan lebih stabil. 4. Mendukung proses pemulihan Tongkat ketiak dapat membantu pengguna tetap melakukan aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan, tanpa memaksakan kaki yang sedang mengalami cedera. Tongkat ketiak dapat direkomendasikan bagi orang yang mengalami kondisi seperti: Cedera kaki atau pergelangan kaki. Patah tulang pada tungkai yang memerlukan pembatasan beban. Pemulihan setelah operasi tertentu pada kaki. Gangguan berjalan sementara yang memerlukan alat bantu mobilitas. Tidak semua cedera membutuhkan tongkat ketiak. Pemilihan alat bantu sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan keseimbangan, kekuatan tubuh bagian atas, serta tingkat beban yang diperbolehkan pada kaki. Agar tongkat ketiak nyaman dan aman digunakan, perhatikan beberapa hal berikut: Sesuaikan ketinggian tongkat. Saat berdiri tegak, bantalan atas sebaiknya berada sekitar 4–5 cm di bawah ketiak. Gunakan pegangan dengan benar. Siku sebaiknya sedikit menekuk ketika tangan memegang pegangan tongkat. Tumpukan berat badan melalui tangan. Hindari menekan bantalan tongkat langsung ke ketiak karena dapat menimbulkan tekanan pada saraf dan jaringan di sekitarnya. Periksa ujung karet tongkat. Pastikan ujungnya tidak aus, rusak, atau licin agar daya cengkeram tetap baik. Berjalan sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Ikuti teknik berjalan dan batas beban pada kaki yang telah dianjurkan oleh dokter atau fisioterapis. Jika baru pertama kali menggunakan tongkat ketiak, mintalah bantuan tenaga kesehatan untuk mempelajari cara berdiri, berjalan, berbelok, dan menggunakan tangga dengan aman. Tongkat ketiak merupakan salah satu alat bantu mobilitas yang dapat membantu pengguna berjalan saat mengalami cedera kaki atau menjalani pemulihan setelah tindakan medis tertentu. Alat ini dapat mendukung keseimbangan dan membantu mengurangi beban pada kaki sesuai kebutuhan. Agar manfaatnya optimal, pilih tongkat dengan ukuran yang sesuai, periksa kondisinya secara berkala, dan gunakan dengan teknik yang benar berdasarkan arahan tenaga kesehatan. Sedang mencari alat bantu mobilitas? Kenali kebutuhan pengguna terlebih dahulu dan pilih produk yang sesuai di Keiko Medika Alkes. ????Apa Itu Tongkat Ketiak?
Fungsi Tongkat Ketiak
Siapa yang Membutuhkan Tongkat Ketiak?
Tips Menggunakan Tongkat Ketiak dengan Aman
Kesimpulan