Tongkat ketiak atau axillary crutches merupakan alat bantu jalan yang digunakan untuk membantu seseorang bergerak saat mengalami cedera kaki atau kesulitan menopang berat badan. Meskipun dapat membantu mobilitas, penggunaannya tetap membutuhkan kehati-hatian agar tidak mudah terpeleset atau kehilangan keseimbangan. Permukaan lantai yang licin, karet ujung tongkat yang aus, serta teknik berjalan yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko terjatuh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menggunakan tongkat ketiak dengan aman. Karet pada bagian bawah tongkat berfungsi membantu menciptakan gesekan dengan permukaan lantai. Jika karet sudah aus, retak, atau longgar, tongkat dapat lebih mudah tergelincir. Periksa kondisi karet sebelum digunakan. Jika ditemukan kerusakan, segera ganti dengan karet yang sesuai dengan model tongkat. Lantai basah, keramik licin, lumut, dan permukaan yang tidak rata dapat meningkatkan risiko terpeleset saat menggunakan tongkat ketiak. Untuk mengurangi risiko tersebut: Pastikan lantai dalam keadaan kering sebelum berjalan. Hindari genangan air dan permukaan yang berminyak. Berhati-hatilah saat melewati kamar mandi atau area yang baru dibersihkan. Jika memungkinkan, pilih jalur yang rata dan memiliki daya cengkeram baik. Jangan terburu-buru melewati area yang licin. Mintalah bantuan orang lain jika jalur tersebut sulit dilalui. Tongkat yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengganggu postur tubuh dan keseimbangan. Secara umum, bantalan atas tongkat berada sekitar 4–5 cm di bawah ketiak ketika berdiri tegak, sedangkan pegangan tangan diatur agar siku sedikit menekuk. Ukuran ini merupakan panduan awal. Penyesuaian perlu mempertimbangkan kondisi tubuh dan cedera pengguna. Pastikan juga pin pengunci terpasang sempurna sebelum tongkat digunakan. Saat berjalan menggunakan tongkat ketiak, lakukan gerakan secara perlahan dan terkendali. Pastikan ujung karet tongkat menapak dengan baik sebelum memindahkan tubuh. Beberapa hal yang perlu diperhatikan: Ikuti teknik berjalan yang diajarkan dokter atau fisioterapis. Jangan melangkah terlalu jauh hingga tongkat sulit dikendalikan. Hindari gerakan mendadak atau berputar dengan cepat. Jangan menumpukan seluruh berat badan pada bantalan ketiak; gunakan pegangan tangan sesuai teknik yang diajarkan. Urutan gerakan dan beban yang boleh ditumpukan pada kaki harus disesuaikan dengan jenis cedera dan arahan tenaga kesehatan. Pilih alas kaki yang ukurannya pas, nyaman, dan memiliki sol dengan daya cengkeram baik. Hindari berjalan menggunakan kaus kaki saja di lantai licin atau memakai sandal yang mudah terlepas. Pastikan alas kaki tidak memiliki sol yang aus atau permukaan yang terlalu halus. Berbelok secara tiba-tiba dapat membuat tongkat kehilangan kestabilan. Saat ingin mengubah arah, lakukan gerakan kecil secara perlahan dan pastikan tongkat tetap berada pada posisi yang mendukung keseimbangan. Saat duduk atau berdiri, gunakan kursi yang stabil dan ikuti teknik perpindahan yang telah diajarkan tenaga kesehatan. Jangan menarik tubuh dengan bertumpu pada tongkat jika hal itu membuatnya mudah bergeser. Membawa barang saat menggunakan tongkat ketiak dapat mengurangi kemampuan pengguna untuk mengendalikan tongkat dan menjaga keseimbangan. Jika perlu membawa barang, gunakan tas kecil yang tidak mengganggu pergerakan atau mintalah bantuan orang lain. Hindari membawa benda berat atau barang yang membuat kedua tangan tidak bebas. Kelelahan dapat mengurangi konsentrasi dan koordinasi gerakan. Jika merasa pusing, lemah, atau tidak stabil, berhentilah di tempat yang aman dan mintalah bantuan. Jangan mencoba berjalan sendiri di tangga atau permukaan sulit jika belum mampu menjaga keseimbangan dengan baik. Agar tidak mudah terpeleset saat menggunakan tongkat ketiak, periksa kondisi karet ujung, pastikan ketinggian tongkat sesuai, gunakan alas kaki yang tidak licin, dan berjalan secara perlahan dengan teknik yang benar. Hindari permukaan basah serta mintalah bantuan jika kondisi tidak memungkinkan untuk berjalan dengan aman. Ingat, keselamatan lebih penting daripada berjalan cepat. Gunakan tongkat ketiak sesuai petunjuk tenaga kesehatan agar mobilitas tetap terjaga dan risiko terjatuh dapat dikurangi.1. Periksa Karet Ujung Tongkat Secara Rutin
2. Hindari Permukaan yang Basah dan Licin
3. Pastikan Ketinggian Tongkat Sudah Sesuai
4. Gunakan Teknik Berjalan yang Benar
5. Gunakan Alas Kaki yang Tidak Licin
6. Berhati-hati Saat Berbelok dan Berpindah Posisi
7. Jangan Membawa Barang dengan Kedua Tangan
8. Jangan Memaksakan Diri Saat Lelah
Kesimpulan