628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

Penyebab Tensi Naik Tiba-Tiba dan Cara Mencegahnya

2026-07-23

Apa Itu Tensi Naik Tiba-Tiba?


Tensi naik tiba-tiba adalah kondisi ketika tekanan darah meningkat dalam waktu singkat hingga berada di atas batas normal. Pada sebagian orang, kondisi ini mungkin tidak menimbulkan gejala. Namun, jika kenaikannya cukup tinggi, dapat muncul keluhan yang memerlukan perhatian medis.

Tekanan darah normal pada orang dewasa umumnya berada di bawah 120/80 mmHg. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka yang lebih tinggi secara berulang, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Penyebab Tensi Naik Tiba-Tiba

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat secara mendadak.

1. Stres dan Emosi Berlebihan

Saat mengalami stres, cemas, marah, atau panik, tubuh melepaskan hormon adrenalin dan kortisol yang dapat membuat jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah menyempit. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat sementara.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Garam

Asupan garam yang berlebihan menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini dapat meningkatkan volume darah sehingga tekanan darah ikut naik.

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein

Minuman seperti kopi, teh, atau minuman berenergi dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah sementara, terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

4. Kurang Tidur

Tidur yang tidak cukup atau kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

5. Merokok

Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan meningkatkan detak jantung. Efek ini dapat membuat tekanan darah naik sesaat setelah merokok.

6. Kurang Aktivitas Fisik

Jarang berolahraga dapat membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, sehingga meningkatkan risiko hipertensi.

7. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat, seperti dekongestan hidung, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), pil kontrasepsi tertentu, dan kortikosteroid, dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang.

8. Penyakit Tertentu

Gangguan ginjal, diabetes, gangguan tiroid, sleep apnea, atau penyakit pada kelenjar adrenal juga dapat menjadi penyebab tekanan darah meningkat.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika meningkat cukup tinggi, beberapa keluhan berikut dapat muncul:

Sakit kepala.
Pusing.
Penglihatan kabur.
Nyeri dada.
Jantung berdebar.
Sesak napas.
Mimisan pada sebagian kasus.