Pernahkah tangan terasa nyeri sekaligus kesemutan, seperti ditusuk-tusuk atau terasa kebas? Keluhan seperti ini cukup sering terjadi dan dapat muncul setelah tangan digunakan terlalu lama, berada dalam posisi tertentu, atau mengalami tekanan.
Nyeri tangan dan kesemutan memang dapat saling berkaitan, tetapi keduanya tidak selalu disebabkan oleh kondisi yang sama. Penyebabnya dapat beragam, mulai dari tekanan sementara pada saraf hingga gangguan tertentu yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Apa Bedanya Nyeri dan Kesemutan?
Nyeri tangan biasanya terasa sebagai rasa sakit, ngilu, berdenyut, tertarik, atau seperti terbakar pada bagian tangan, pergelangan, maupun jari.
Sementara itu, kesemutan dapat terasa seperti geli, ditusuk-tusuk, kebas, atau seperti ada sensasi listrik ringan pada tangan atau jari.
Keduanya dapat muncul secara bersamaan, terutama ketika terdapat gangguan atau tekanan pada saraf yang mengatur sensasi pada tangan.
Mengapa Nyeri dan Kesemutan Bisa Terjadi Bersamaan?
Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kedua keluhan tersebut muncul secara bersamaan.
1. Saraf Tertekan
Saraf yang mengalami tekanan dapat menimbulkan sensasi kesemutan, kebas, maupun nyeri. Keluhan dapat terasa pada bagian tertentu dari tangan atau beberapa jari, tergantung saraf yang terlibat.
Tekanan sementara juga dapat terjadi ketika tangan berada dalam posisi yang sama terlalu lama.
2. Penggunaan Tangan Secara Berlebihan
Aktivitas berulang seperti mengetik, menggunakan mouse, bermain alat musik, atau pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dapat menyebabkan jaringan di sekitar tangan dan pergelangan mengalami kelelahan.
Pada kondisi tertentu, aktivitas berulang juga dapat berhubungan dengan tekanan pada saraf sehingga muncul nyeri dan kesemutan.
3. Cedera pada Tangan atau Pergelangan
Benturan, terkilir, atau cedera lainnya dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan pada jaringan di sekitar tangan. Kondisi tersebut terkadang dapat memengaruhi saraf dan menimbulkan kesemutan.
4. Gangguan pada Pergelangan Tangan
Beberapa kondisi pada pergelangan tangan dapat menyebabkan tekanan pada saraf. Salah satu contohnya adalah carpal tunnel syndrome, yang dapat menimbulkan kesemutan, kebas, atau nyeri terutama pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis.
5. Gangguan pada Saraf dari Leher
Masalah pada saraf yang berasal dari area leher juga dapat menyebabkan keluhan yang menjalar hingga bahu, lengan, dan tangan. Karena itu, sumber kesemutan atau nyeri tidak selalu berada di tangan itu sendiri.
Kapan Nyeri dan Kesemutan Perlu Diwaspadai?
Keluhan ringan yang muncul setelah tangan berada dalam posisi tertentu biasanya dapat membaik setelah posisi diperbaiki atau tangan diistirahatkan.
Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter apabila:
Kesemutan berlangsung terus-menerus.
Nyeri semakin berat atau sering kambuh.
Tangan terasa mati rasa.
Kekuatan menggenggam berkurang.
Tangan sulit digerakkan.
Keluhan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Gejala muncul setelah cedera atau benturan.
Jika nyeri atau kesemutan muncul secara tiba-tiba, terutama disertai kelemahan pada salah satu sisi tubuh, wajah mencong, atau kesulitan berbicara, segera cari pertolongan medis karena kondisi tersebut dapat menjadi tanda keadaan darurat.
Apa yang Bisa Dilakukan untuk Keluhan Ringan?
Jika keluhan muncul setelah aktivitas dan tidak disertai tanda bahaya, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan:
Istirahatkan tangan dari aktivitas berulang.
Ubah posisi tangan dan pergelangan secara berkala.
Lakukan peregangan ringan jika tidak menimbulkan nyeri.
Hindari menggenggam benda terlalu kuat.
Perhatikan posisi tangan saat menggunakan komputer atau gadget.
Hindari aktivitas yang membuat keluhan semakin berat.
Hindari memijat atau melakukan gerakan tertentu secara berlebihan jika penyebab nyeri dan kesemutan belum diketahui, terutama setelah mengalami cedera.
Bagaimana Cara Mencegahnya?
Beberapa kebiasaan dapat membantu menjaga kesehatan tangan dan mengurangi risiko keluhan, seperti:
Beristirahat secara berkala saat melakukan pekerjaan berulang.
Menjaga posisi pergelangan tangan tetap nyaman.
Mengurangi penggunaan gadget secara berlebihan.
Melakukan peregangan ringan.
Menggunakan peralatan kerja yang ergonomis.
Menghindari aktivitas berat yang melebihi kemampuan tangan.
Segera menangani cedera agar tidak semakin parah.
Kesimpulan
Nyeri tangan dan kesemutan dapat saling berkaitan, terutama jika terdapat tekanan atau gangguan pada saraf. Namun, penyebabnya sangat beragam sehingga tidak semua keluhan menunjukkan kondisi yang sama.
Jika nyeri dan kesemutan hanya muncul sesekali setelah aktivitas dan membaik dengan istirahat, biasanya dapat dipantau. Namun, jika keluhan berlangsung lama, semakin berat, disertai mati rasa atau kelemahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Mengenali gejala sejak awal dapat membantu mendapatkan penanganan yang sesuai dan mencegah keluhan mengganggu aktivitas sehari-hari.