628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

KAPAN CEDERA KAKI PERLU DIPERIKSAKAN KE DOKTER?

2026-08-14

Cedera kaki dapat terjadi kapan saja, baik karena terjatuh, terbentur, salah pijakan, kecelakaan, maupun saat berolahraga. Sebagian cedera mungkin hanya menyebabkan memar atau nyeri ringan dan dapat membaik dengan istirahat. Namun, cedera tertentu membutuhkan pemeriksaan medis untuk memastikan tidak terdapat kerusakan pada tulang, sendi, ligamen, atau jaringan lainnya.

Lalu, kapan cedera kaki perlu diperiksakan ke dokter?

1. Kaki Terlihat Berubah Bentuk

Jika setelah cedera kaki terlihat bengkok, tidak pada posisi normal, atau bentuknya tampak berbeda dari sebelumnya, jangan mencoba meluruskannya sendiri.

Perubahan bentuk dapat menjadi tanda cedera serius, termasuk patah tulang atau pergeseran sendi.

2. Tidak Bisa Menapak atau Berjalan

Jika setelah cedera seseorang tidak mampu berdiri, menapak, atau berjalan karena nyeri yang berat, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan.

Kesulitan menahan beban pada kaki dapat terjadi pada berbagai jenis cedera, termasuk cedera tulang atau jaringan penunjang di sekitar sendi.

3. Nyeri Sangat Berat

Nyeri yang sangat kuat, semakin memburuk, atau tidak membaik meskipun kaki sudah diistirahatkan perlu diperhatikan.

Terlebih jika nyeri muncul segera setelah benturan keras atau terjatuh.

4. Bengkak atau Memar yang Berat

Bengkak dan memar dapat terjadi setelah cedera. Namun, pembengkakan yang sangat besar atau muncul dengan cepat, terutama jika disertai nyeri dan kesulitan bergerak, sebaiknya diperiksakan.

5. Sulit Menggerakkan Kaki

Perhatikan apabila kaki, pergelangan, atau jari-jari kaki menjadi sulit digerakkan setelah mengalami cedera.

Jangan memaksakan gerakan untuk "mengetes" apakah tulang atau sendi masih baik karena dapat memperburuk cedera tertentu.

6. Muncul Mati Rasa atau Kesemutan

Kesemutan atau mati rasa setelah cedera dapat menunjukkan adanya gangguan pada saraf atau sirkulasi darah.

Jika sensasi tersebut menetap atau disertai kaki terasa dingin dan perubahan warna kulit, segera cari pertolongan medis.

7. Terdapat Luka Terbuka

Jika cedera menyebabkan luka terbuka yang dalam atau terdapat tulang yang terlihat, kondisi tersebut merupakan kedaruratan medis.

Jangan mencoba memasukkan kembali tulang atau menggerakkan bagian yang cedera. Segera dapatkan pertolongan medis.

8. Cedera Terjadi Setelah Benturan Keras

Cedera akibat kecelakaan lalu lintas, jatuh dari ketinggian, atau benturan keras memiliki risiko cedera yang lebih serius.

Meskipun dari luar terlihat tidak terlalu parah, pemeriksaan medis mungkin diperlukan untuk memastikan kondisi tulang dan jaringan di dalamnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Sambil Menunggu Pertolongan?

Jika cedera kaki dicurigai serius:

  • Jangan memaksakan diri untuk berdiri atau berjalan.

  • Hindari menggerakkan bagian kaki yang mengalami cedera.

  • Jangan mencoba meluruskan kaki yang terlihat berubah bentuk.

  • Jika terdapat luka, tutup dengan kain atau kasa bersih.

  • Segera cari pertolongan medis.

Jika tidak yakin seberapa parah cedera yang terjadi, lebih aman mendapatkan pemeriksaan daripada memaksakan aktivitas.

Apakah Semua Cedera Kaki Harus ke Dokter?

Tidak semua cedera kaki membutuhkan pemeriksaan segera. Cedera ringan seperti memar ringan atau pegal setelah aktivitas dapat dipantau jika keluhan membaik dengan istirahat.

Namun, jika nyeri semakin berat, tidak membaik, kaki sulit digunakan, atau muncul pembengkakan dan gejala lainnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan, jika diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti rontgen untuk mengetahui apakah terdapat patah tulang atau cedera lainnya.

Kesimpulan

Kategori

Artikel Terbaru