Tongkat ketiak atau axillary crutches merupakan alat bantu jalan yang digunakan untuk membantu seseorang bergerak ketika mengalami cedera atau kesulitan menopang berat badan pada kaki. Namun, berjalan di tangga menggunakan tongkat ketiak membutuhkan perhatian ekstra karena risiko kehilangan keseimbangan dan terjatuh lebih tinggi. Oleh karena itu, pengguna perlu mengetahui teknik yang benar sebelum mencoba naik atau turun tangga. Berikut panduan yang perlu diperhatikan. Sebelum menggunakan tangga, perhatikan beberapa hal berikut: Pastikan tangga kering, tidak licin, dan bebas dari benda yang menghalangi. Gunakan alas kaki yang tidak mudah tergelincir. Periksa karet ujung tongkat agar tidak aus atau rusak. Gunakan pegangan tangga jika tersedia dan aman untuk digunakan. Mintalah bantuan orang lain jika belum terbiasa menggunakan tongkat di tangga. Penting: Tidak semua pengguna tongkat ketiak aman menggunakan tangga secara mandiri. Ikuti petunjuk dokter atau fisioterapis, terutama jika kaki yang cedera tidak boleh menahan beban. Jika tenaga kesehatan telah mengajarkan teknik naik tangga dan kondisi pengguna memungkinkan, prinsip yang umum digunakan adalah dahulukan kaki yang lebih kuat. Langkah-langkahnya: Berdiri dekat anak tangga pertama dengan posisi tubuh stabil. Pegang pegangan tangga jika tersedia dan dapat digunakan dengan aman. Atur tongkat sesuai instruksi tenaga kesehatan. Naikkan kaki yang lebih kuat ke anak tangga berikutnya. Pindahkan tongkat dan kaki yang cedera sesuai teknik yang telah diajarkan, tanpa membebani kaki tersebut jika dilarang menahan beban. Pastikan keseimbangan terjaga sebelum melanjutkan ke anak tangga berikutnya. Lakukan setiap gerakan secara perlahan. Jangan terburu-buru atau melangkah terlalu jauh. Saat turun tangga, prinsip umum yang sering diajarkan adalah dahulukan tongkat dan kaki yang cedera, tetapi urutan pastinya harus mengikuti kondisi cedera dan instruksi tenaga kesehatan. Langkah-langkahnya: Berdiri stabil di dekat tepi anak tangga. Pegang pegangan tangga jika tersedia dan aman digunakan. Turunkan tongkat sesuai arahan tenaga kesehatan, kemudian pindahkan kaki yang cedera sesuai batas beban yang diizinkan. Turunkan kaki yang lebih kuat secara terkendali. Pastikan kedua kaki atau titik tumpu berada dalam posisi stabil sebelum melanjutkan. Jangan melompat dari anak tangga atau mengandalkan bantalan ketiak untuk menopang seluruh berat badan. Agar penggunaan tongkat ketiak lebih aman, perhatikan tips berikut: Jangan membawa barang dengan tangan saat naik atau turun tangga. Jangan menggunakan kedua tongkat sekaligus pada pegangan tangga jika hal itu membuat pegangan tidak stabil. Hindari bergerak terlalu cepat atau melewatkan anak tangga. Pastikan ujung karet tongkat menapak dengan baik dan tidak menggantung di tepi anak tangga. Berhenti jika merasa pusing, lelah, atau kehilangan keseimbangan. Jika tidak ada pegangan tangga atau pengguna belum mampu menjaga keseimbangan, jangan mencoba sendiri. Mintalah bantuan tenaga kesehatan untuk menentukan cara berpindah yang lebih aman. Beberapa kesalahan yang dapat meningkatkan risiko jatuh antara lain: Menggunakan tongkat dengan karet ujung yang aus. Melangkah tanpa memastikan tongkat berada pada posisi stabil. Membebani kaki yang cedera melebihi batas yang diizinkan. Terburu-buru ketika berpindah anak tangga. Mencoba naik atau turun tangga tanpa bantuan meskipun keseimbangan belum memadai. Naik dan turun tangga menggunakan tongkat ketiak membutuhkan keseimbangan, koordinasi, dan teknik yang sesuai dengan kondisi cedera. Secara umum, kaki yang lebih kuat didahulukan saat naik, sedangkan tongkat dan kaki yang cedera didahulukan saat turun. Namun, urutan dan teknik tersebut tidak berlaku sama untuk semua kondisi. Utamakan keselamatan dan ikuti arahan dokter atau fisioterapis sebelum menggunakan tongkat ketiak di tangga. Jika belum yakin atau belum terlatih, jangan mencoba melakukannya sendiri.1. Pastikan Kondisi Aman Sebelum Memulai
2. Cara Naik Tangga Menggunakan Tongkat Ketiak
3. Cara Turun Tangga Menggunakan Tongkat Ketiak
4. Tips Menjaga Keseimbangan di Tangga
5. Kesalahan yang Perlu Dihindari
Kesimpulan