Mahasiswa sering menghadapi berbagai tekanan akademik, seperti tuntutan tugas, ujian, persaingan, serta penyesuaian lingkungan sosial. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tingkat stres. Stres yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi sistem saraf dan hormon tubuh, sehingga berpotensi menyebabkan perubahan tekanan darah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan tekanan darah pada mahasiswa.