628218425629
keiko.alkes@gmail.com
Penjualan dan Sewa Alat Kesehatan

Blog

Gambar Artikel
Kesehatan

PENYEBAB TERJADINYA HIV PENULARAN, RESIKO, DAN CARA PENCEGAHANNYA

2025-12-06

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel CD4 yang berperan penting dalam melawan infeksi. Dengan melemahnya sistem imun, tubuh menjadi rentan terhadap berbagai penyakit yang disebut infeksi oportunistik. Penting untuk memahami penyebab terjadinya HIV agar upaya pencegahannya dapat dilakukan secara efektif.

1. HIV Disebabkan oleh Infeksi Virus

Penyebab utama HIV adalah terinfeksinya seseorang oleh virus HIV. Virus ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui cairan tubuh tertentu dari seseorang yang telah terinfeksi, yaitu:

  • Darah

  • Cairan sperma

  • Cairan vagina

  • Cairan rektal

  • Air susu ibu (ASI)

HIV tidak menular melalui air liur, keringat, air mata, sentuhan kulit, gigitan nyamuk, atau penggunaan peralatan makan bersama.

2. Cara Penularan HIV

HIV menyebar ketika cairan tubuh yang terinfeksi masuk ke tubuh orang lain melalui luka, membran mukosa, atau aliran darah. Beberapa cara penularan yang sudah terbukti secara ilmiah meliputi:

a. Hubungan Seks Tanpa Pengaman

Berhubungan seks vaginal, anal, atau oral tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi HIV meningkatkan risiko penularan, terutama jika terjadi luka atau infeksi menular seksual lain.

b. Berbagi Jarum Suntik

Penggunaan jarum suntik bersama misalnya pada penggunaan narkoba suntik, tato, atau tindik ilegal dapat memindahkan darah yang terkontaminasi.

c. Transfusi Darah yang Tidak Aman

Di negara dengan prosedur medis yang belum ketat, transfusi darah yang tidak melalui skrining dapat menjadi sumber penularan.

d. Penularan dari Ibu ke Anak

Ibu yang mengidap HIV dapat menularkan virus kepada bayinya selama:

  • Kehamilan

  • Proses persalinan

  • Menyusui

Dengan pengobatan antiretroviral (ARV), risiko ini dapat ditekan hingga sangat rendah.

3. Faktor yang Meningkatkan Risiko Penularan

Beberapa kondisi dapat membuat seseorang lebih rentan terinfeksi HIV, antara lain:

  • Tidak menggunakan kondom secara konsisten

  • Memiliki banyak pasangan seksual

  • Infeksi menular seksual (IMS) seperti sifilis atau gonore

  • Sistem kekebalan tubuh lemah

  • Penggunaan narkoba suntik

  • Kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi

4. Cara HIV Tidak Menular

Banyak mitos yang beredar tentang HIV. Untuk memperjelas, HIV tidak menular melalui:

  • Berpelukan, berjabat tangan, atau berbagi tempat duduk

  • Berbagi makanan atau minuman

  • Batuk atau bersin

  • Penggunaan toilet umum

  • Gigitan serangga

Memahami hal ini penting untuk mengurangi stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

5. Pencegahan HIV

HIV bisa dicegah dengan langkah-langkah berikut:

a. Menggunakan Kondom

Penting untuk memakai kondom dengan benar setiap berhubungan seksual.

b. Tidak Berbagi Jarum Suntik

Gunakan jarum suntik steril dan hanya sekali pakai.

c. Tes HIV Secara Rutin

Semakin cepat seseorang mengetahui status HIV-nya, semakin cepat pula penanganan dapat diberikan.

d. Penggunaan Obat Pencegah (PrEP & PEP)

  • PrEP Obat pencegah untuk orang berisiko tinggi sebelum terpapar HIV.

  • PEP Obat pencegah darurat setelah kemungkinan paparan, digunakan maksimal 72 jam setelah kejadian.

e. Pengobatan untuk Ibu Hamil dengan HIV

Agar mengurangi risiko penularan kepada bayi.

Kesimpulan

HIV terjadi akibat masuknya virus HIV ke dalam tubuh melalui cairan tubuh tertentu dari orang yang terinfeksi. Penularan utamanya melalui hubungan seks tanpa pengaman, penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah tidak aman, dan penularan ibu-ke-anak. Dengan edukasi yang tepat, perilaku aman, serta akses terhadap pengobatan modern, risiko penularan HIV dapat ditekan secara signifikan.